Summary
Highlights
Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadhan, dan membacanya adalah ibadah. Ayat pertama yang turun adalah 'iqra', yang berarti bacalah. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Al-Qur'an akan menjadi penolong bagi pembacanya di hari kiamat. Golongan yang menguasai bacaannya akan bersama para malaikat terpilih, menunjukkan kedudukan yang luar biasa.
Hak pertama Al-Qur'an adalah membacanya. Dianjurkan untuk membaca secara berurutan dari Surah Al-Fatihah hingga An-Nas. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mengkhatamkan Al-Qur'an, bahkan Imam Syafi'i mengkhatamkannya dua kali sehari.
Hak kedua adalah mentadaburi makna-makna Al-Qur'an. Ini tidak harus berurutan, bisa memilih surah yang menarik perhatian, seperti surah tentang hewan, wanita, nabi, atau hari kiamat. Tadabur bisa dilakukan perlahan, misalnya 10 ayat per hari, seperti yang dilakukan para sahabat.
Hak ketiga adalah menghafal. Sama seperti tadabur, tidak harus berurutan dari awal. Jika menghafal 10 ayat per hari, dalam kurang dari dua tahun seseorang bisa menghafal 30 juz.
Hak keempat adalah mengamalkan isi Al-Qur'an. Ramadhan adalah momen terbaik untuk ini, sebagaimana Nabi SAW belajar dari Jibril di bulan Ramadhan. Mari manfaatkan Ramadhan untuk lebih mengenal dan mengamalkan Al-Qur'an.