BAGI-BAGI KEKUASAAN ALA PRABOWO: JABATAN KOMISARIS UNTUK PARA LOYALIS | Eps 321

Share

Summary

Analisis mengenai penunjukan tokoh relawan, tim sukses, dan kader partai koalisi dalam posisi strategis sebagai komisaris di berbagai perusahaan BUMN pasca Pilpres 2024.

Highlights

Konsolidasi Kekuasaan di BUMN00:00:04

Pasca kemenangan Prabowo-Gibran, kursi komisaris di berbagai BUMN, mulai dari sektor energi hingga tambang, diberikan kepada para loyalis, relawan, dan tim kampanye sebagai bentuk penghargaan dan balas budi politik.

Dominasi Loyalitas di Pertamina00:00:42

Pertamina menjadi BUMN dengan konsentrasi komisaris dari kalangan timses dan relawan tertinggi. Sosok seperti Simon Alusius Mantiri diangkat sebagai Direktur Utama, sementara nama-nama lain seperti Iwan Bule, Nanik S. Deyang, dan Hasan Nasbi juga menempati posisi komisaris.

Penempatan Tokoh di Sektor Energi dan Infrastruktur00:05:23

Politisi dan relawan juga mengisi posisi komisaris di perusahaan lain seperti PLN, PT Pos Indonesia, dan PTPN. Nama-nama seperti Andi Arief, Burhanuddin Abdullah, hingga Ade Armando mendapatkan jabatan di perusahaan-perusahaan strategis tersebut.

Jejaring Politik dalam Holding Tambang dan Industri Kreatif00:07:28

Pemerintah terus menempatkan pendukungnya di holding pertambangan MIND ID, seperti Fuad Bawazir dan Grace Natalie. Selain itu, figur dari industri kreatif dan aktivis politik seperti Giring Ganesha dan Yovie Widianto juga mendapatkan posisi di anak perusahaan BUMN.

Recently Summarized Articles

Loading...
BAGI-BAGI KEKUASAAN ALA PRABOWO: JABATAN KOMISARIS… | Shorty