Summary
Highlights
Presiden Prabowo Subianto membuka pidatonya dengan mengucapkan salam dan mengapresiasi kehadiran berbagai pejabat tinggi negara, termasuk Jaksa Agung dan menteri-menteri terkait. Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan menceritakan kesulitan yang dihadapi saudara-saudara di daerah bencana, sambil mengajak untuk selalu mendoakan mereka yang menjadi korban.
Prabowo mengungkapkan kehormatannya dapat menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara sebesar lebih dari 6,6 triliun rupiah dan penguasaan kembali 4 juta hektar kawasan hutan. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang tergabung dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) atas kerja keras mereka dalam menghadapi berbagai tantangan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa jumlah yang diselamatkan ini baru 'ujung' dari kerugian negara yang sebenarnya mencapai ratusan triliun rupiah akibat praktik 'serakahnomics' yang telah berjalan puluhan tahun. Ia menekankan bahwa penegak hukum tidak boleh ragu dan harus tanpa pandang bulu dalam menegakkan peraturan dan menyelamatkan kekayaan negara. Prabowo juga menyoroti bagaimana uang yang diselamatkan dapat digunakan untuk kepentingan rakyat, seperti renovasi sekolah dan pembangunan rumah bagi korban bencana.
Prabowo menyampaikan perumpamaan negara sebagai tubuh manusia, di mana kebocoran kekayaan negara seperti kehilangan darah yang dapat membuat negara kolaps. Beliau menegaskan komitmennya untuk melawan korupsi dan perampokan kekayaan negara oleh siapapun dan di manapun. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk berjuang dan mati demi rakyat Indonesia karena keyakinan akan kehormatan dalam membela kebenaran dan masa depan bangsa.
Presiden Prabowo menyatakan kebahagiaannya atas pencapaian ini meski perjalanan masih panjang dan berat. Beliau berjanji akan mengambil langkah-langkah yang lebih berani lagi di masa depan, tidak gentar terhadap fitnah, dan terus bekerja untuk rakyat. Ia memuji anggota Satgas PKH sebagai 'pendekar sejati' dan 'patriot sejati' yang selalu berada di jalan kebenaran untuk membela rakyat. Prabowo menutup pidatonya dengan menggaungkan semangat perjuangan untuk Indonesia yang merdeka dan kuat.