Summary
Highlights
Video ini akan membahas kisah Kolonel Sanders, pendiri KFC, yang menemukan kesuksesan di usia 65 tahun. Sanders, yang lahir pada tahun 1890, baru mulai mewaralabakan usahanya pada usia tersebut. Resep ayamnya yang menggunakan 11 bumbu dan rempah serta teknik pressure cooker membuatnya menjadi makanan cepat saji yang lezat dan dikenal di seluruh dunia. Gelar 'Kolonel' yang melekat pada namanya adalah gelar kehormatan, bukan militer.
Sanders lahir pada tahun 1890 dan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya meninggal saat ia berusia lima tahun, dan ibunya harus bekerja, meninggalkan Sanders kecil untuk mengurus adik-adiknya. Pada usia 7 tahun, ia sudah bisa memasak. Sanders putus sekolah pada kelas 7, bekerja serabutan sebagai buruh tani, pengecat kereta kuda, hingga petugas pemadam kebakaran. Hidupnya penuh dengan perjuangan dan kehilangan, termasuk anak laki-lakinya yang meninggal muda. Ia juga sering berpindah pekerjaan karena sifatnya yang sulit mengendalikan diri.
Sanders mencoba berbagai profesi, termasuk petugas pemadam kebakaran, agen asuransi, dan bahkan pengacara, namun sering dipecat karena sikapnya. Ia pernah mendirikan perusahaan kapal feri yang sukses, namun menjual sahamnya untuk mendirikan perusahaan lampu yang gagal. Sanders juga bekerja di Standard Oil of Kentucky sebelum perusahaan tersebut tutup karena krisis ekonomi.
Pada tahun 1930, perusahaan minyak Shell menawarinya tempat gratis untuk berjualan, di mana ia pertama kali menyajikan hidangan ayam. Sanders bahkan terlibat baku tembak dengan pesaingnya yang berujung pada kematian pesaingnya dan ia di penjara. Setelah bebas, ia terus mengembangkan resep ayam gorengnya. Pada tahun 1939, kritikus makanan Dan Ken Haynes menulis tentang restorannya, membuat usahanya semakin dikenal. Sanders kemudian membangun motel dan restoran berkapasitas 140 kursi dan menyempurnakan resep rahasia ayam gorengnya dengan pressure cooker.
Selama Perang Dunia II, keterbatasan gas membuat Sanders harus menutup usahanya, dan ia kembali bekerja sebagai supervisor. Ia kemudian bercerai dan menikah lagi dengan Claudia Price. Pada tahun 1952, Sanders mulai mewaralabakan resep ayamnya kepada Pete Harman, seorang operator restoran, yang menamai produknya 'Kentucky Fried Chicken'. Keberhasilan di restoran Pete Herman membuat Sanders memutuskan untuk secara serius mewaralabakan ayamnya sendiri.
Meskipun awalnya ditolak oleh lebih dari 1000 restoran, Sanders tidak menyerah. Dia terus berkeliling, tidur di mobil, dan menawarkan masakannya kepada restoran-restoran. Pada usia 65 tahun, ia menjual semua asetnya dan hidup dari jaminan sosial. Dari sinilah ia membangun kerajaan KFC. Setelah menemukan gerai ke-1008 yang mau bekerja sama, bisnisnya berkembang pesat dan menjadi salah satu waralaba makanan cepat saji terbesar di dunia.
Kolonel Sanders tetap aktif mempromosikan KFC hingga usia 80-an, meskipun sudah kaya raya. Ia dikenal karena sikap kerasnya dalam menjaga kualitas produk, bahkan memaki-maki pemilik cabang yang menyajikan ayam dengan buruk. Pada Juni 1980, ia didiagnosis leukemia akut dan meninggal pada 16 Desember 1980 di usia 90 tahun. Sebelum meninggal, Sanders menggunakan sahamnya untuk mendirikan organisasi amal dan beberapa rumah sakit. Kisahnya mengajarkan tentang kegigihan dan tidak menyerah, bahkan di usia senja.